Selasa, 20 Maret 2012 - 08:32:37 WIB
Analisa Usaha Kambing Etawa dan Susu Kambing Etawa
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Indukan - Dibaca: 21109 kali

Share |

Analisa Usaha Kambing Etawa dan Susu Kambing Etawa

  1. Masa produktif kambing betina dan pejantan adalah 5 tahun. Pembelian kambing tawa adalah kambing yang tergolong dara atau kambing yang siap untuk beranak. Jadi waktu penantian peternak tidak terlalu lama.
  2. Waktu pemeliharaan adalah 5 tahun.
  3. Upah tenaga kerja Rp. 500.000 per orang per bulan.
  4. Induk dapat beranak 3 kali dalam 2 tahun. Dan dalam sekali beranak dihitung rata-rata 2 ekor per kelahiran. Kelahiran 1 dan 3 ekor per kelahiran diabaikan.
  5. Jumlah cempe yang akan di hasilkan selama 5 tahun adalah : 15 ekor x 22 induk = 330 ekor cempe.
  6. Angka kematian 10%, sehingga diperkirakan kematian maksimal adalah sebanyak 33 ekor.
  7. 1 (satu) ekor kambing etawa diperkirakan menghasilkan 7,5 kg pupuk kandang per bulan. Kotoran dari cempe di kesampingkan. Asumsi harga pupuk kandang di pasaran jogjakarta Rp. 200/kg.
  8. 1 (satu) ekor kambing etawa diperkirakan dapat menghasilkan urine sebanyak 30 liter per bulan, dengan asumsi harga urine di pasaran Rp.1500/liter.
  9. 1 (satu) ekor kambing betina diperkirakan dapat menghasilkan susu sebanyak 30 liter per bulan selama 5 bulan, dengan asumsi harga susu di pasaran Rp.30.000/liter.
  10. Harga cempe mengacu pada kriteria kambing standart yang terjadi di pasaran kaligesing, Jogjakarta. Harga cempe kepala hitam istimewa dikesampingkan. Karena harga tersebut tidak dapat dijadikan acuan dalam perhitungan ini. Harga patokan di ambil kisaran bulan juli 2007.
  11. Biaya pakan di abaikan karena kita berasumsi telah mengaji karyawan, jadi biaya untuk pembelian pakan di ganti dengan biaya tenaga kerja, karena pada dasarnya karyawan kita gaji untuk merawat dan mencarikan makanan bagi ternak. Hitungan ini tidak berlaku apabila peternak membeli rumput di dalam pemeliharaan ternaknya.

 

A.    INVESTASI TETAP

Kambing Betina 22 ekor @ 2.500.000 55.000.000
Kambing Jantan 2 ekor @ 3.500.000 7.000.000
Kandang 4 unit @ 5.000.000 20.000.000
Peralatan 1 paket @ 500.000 500.000
           
Total         82.500.000

 

B.    BIAYA PRODUKSI 

Biaya pemeliharaan kambing induk (24 ekor)  
   #  Gaji karyawan Rp. 500.000 / 30 hari 24 ekor   Rp. 700/ekor/hari
   #  Pemberian vitamin tambahan                          Rp. 100/ekor/har
   
Total biaya pemeliharaan induk per 5 tahun adalah  
Rp. 800 x 5 tahun x 12 bulan x 24 ekor x 30 hari  Rp. 34.560.000

 

C.   PROYEKSI PENDAPATAN

1. Penjualan cempe 300 ekor x Rp. 1.000.000                                               Rp. 300.000.000
2. Penjualan induk afkir 24 ekor x Rp. 1.000.000                                           Rp. 24.000.000
3. Penjualan pupuk kandang 7,5 kg x 12 bulan x 5 tahun x Rp. 200 x 24 ekor  Rp. 2.160.000
4. Penjualan urine 30 liter x 12 bulan x 5 tahun x Rp. 1500 x 24 ekor               Rp. 64.800.000
5. Penjualan Susu 30 liter x 5 bulan x 5 tahun x Rp. 30.000 x 22 ekor Rp. 99.000.000
   

D.   REKAPITULASI PENDAPATAN

Biaya-biaya:

1. Biaya investasi                       Rp. 82.500.000
2. Biaya pemeliharaan selama 5 tahun     Rp. 34.560.000
   
Total biaya                              Rp. 117.060.000

 

Pendapatan:

1. Penjualan cempe  Rp. 300.000.000
2. Penjualan induk afkir Rp. 24.000.000
3. Penjualan pupuk kandang Rp. 2.160.000
4. Penjalan urine   Rp. 64.800.000
5. Penjualan Susu
Rp. 99.000.000
   
Total pendapatan Rp. 489.960.000

 

Keuntungan yang bisa diperoleh adalah sbb:

Rp. 489.960.000 – Rp. 117.060.000   =   Rp. 372.900.000  
   
Penghasilan per bulan Rp. 372.900.000 / 5 tahun / 12 bulan  = Rp. 6.215.00


Dengan 22 ekor betina kita per bulan mendapatkan penghasilan sebesar Rp6.215.000. Estimasi keuntungan tersebut belum termasuk kalau hasil cempe yang di keluarkan berkualitas super. Karena pada dasarnya harga cempe yang bener-bener super itu tidak ada batasannya. sebagai gambaran, penulis pernah menjual cempe jantan umur 3 bulan dengan harga 7,5 juta satu ekor.

 Jadi barometer penghasilan tersebut di atas adalah harga yang paling bawah (Rp 1.000.000)




5 Komentar :

yana
16 April 2012 - 19:45:19 WIB

assalamu'alaikum. Pa klo kita punya modal cuma 40jt kira2 bisa mulai berternak brp ekor?
Klo dbandung dmn tempat jual kambing etawa yg bgs?
Terimakasih
Sun Aji
19 April 2012 - 19:57:24 WIB

klo mslh pemasaran urine,susu dan kotoranya k mn pak?
siswantoro
02 Desember 2012 - 22:05:04 WIB

om saya pengen beli pe tolong kirim harga yg cempe sama yg dewasa ke email saya. kriwil_toro@yahoo.co.id makasih om
st.agung
24 Agustus 2012 - 08:28:00 WIB

saya udah punya empat tpi proses penjualan urine ama kotoranya yg susah bos
admin
21 Januari 2013 - 13:59:17 WIB

kalau masalah urine dan srintil (kotoran kambing) di jogja sangat mudah memasarkannya. bahkan sebagian pembelinya adalah warga luar kota (wonosobo dan dieng). disana kotoran kambing digunakan untuk media pemupukan agar tanaman sayur mereka lebih bagus hasilnya. selain itu di jogja pembeli kotoran kambing juga banyak berasal dari petani salak di lereng gunung merapi. jadi menurut saya kok tdk susah ya memasarkannya. mungkin hanya komunikasinya saja yang masih kurang terbuka antara peternak dengan petani.
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)