BUMIKU HIJAU ETAWA
Jl. Ring Road Utara, Pandean Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Jogjakarta, Indonesia.55283
Phone : 62.274.546302, mobile : 081.2295.8595, Fax : 0274-517744/548276 cq : Bondan Danu Kusuma,SE
email:
bondandk@yahoo.co.id
Blog Kami
kambingetawa.blogspot.com

Toko Online toko.kambingetawa.net

Menjual/Menyediakan :
1. Susu Kambing Murni (botol 350 ml)
Kambing Etawa (Jantan dan Betina)
3. Sketsa Kandang
4. Alat Pengolah Susu Bubuk
5. Buku, VCD dan Eartag Aplicator


 

Kambing Etawa Investasi Yang Nyata


Beternak kambing sudah seharusnya dibawa ke ranah industri yang benar. Karena beternak kambing sudah tidak hanya sebagai ternak sampingan saja, tetapi terdapat banyak potensi di dalamnya, seperti penjualan susu kambing, penjualan anakakan kambing, penjualan pupuk kambing, penjualan kambing di saat idul adha, dan penjualan paket wisata.

 

Terdapat banyak sekali potensi yang terdapat didalam usaha peternakan ini. Setidaknya ada 3 target tujuan yang bisa di tempuh, tujuan jangka pendek/harian yakni berupa susu kambing, tujuan jangka menengah/bulanan pupuk kambing, dan tujuan jangka panjang/tahunan yaitu berupa daging dan bibit kambing. Jika diseriusi maka tidak mustahil keuntungan besar akan ada di depan mata. Dengan waktu yang singkat dan sekmentasi pasar yang jelas, maka semuanya akan bisa tercapai.

 

Berikut ini saya tampilkan gambaran dan ilustrasi mengenai usaha peternakan kambing peranakan etawa. Harapannya akan ada investor yang serius untuk bersedia bergabung mengembangkan usaha ini. Seluruh perhitungan dan potensial laba yang saya paparkan adalah merupakan hasil dari pengalaman saya selama ini dalam beternak. Saya siap mengawali impian ini menjadi kenyataan dan keuntungan.


Sekian, semoga bermanfaat.

Majulah Peternakan Indonesia.

H.Bondan Danu Kusuma,SE




Mega Bintang Etawa Kontes 2010

Yogyakarta

 

Minggu Pahing, 18 Juli 2010

di Pasar Sapi dan Kambing Ambarketawang, Gamping, Sleman Yogyakarta

 

Kelas yang di Lombakan :

 

1.  Calon Pejantan Belum Poel < 70 cm

2.  Calon Betina Belum Poel Gigi < 60 cm

3.  Calon Pejantan Belum Poel Gigi > 70 cm

4.  Calon Betina Belum Poel Gigi > 60 cm

5.  Pejantan Poel Gigi 1 sampai 2 Pasang

6.  Betina Poel Gigi 1 sampai 2 Pasang

7.  Pejantan Poel Gigi 3 Pasang Keatas

8.  Betina Poel Gigi 3 Pasang Keatas

 

Informasi Kontes :

 

Bondan DK    081 229 585 95


Brosur Download disini





BUMIKU HIJAU ETAWA
Jl. Ring Road Utara, Pandean Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Jogjakarta, Indonesia.55283
Phone : 62.274.546302, mobile : 081.2295.8595, Fax : 0274-517744/548276 cq : Bondan Danu Kusuma,SE
email:
bondandk@yahoo.co.id
Blog Kami
kambingetawa.blogspot.com

Menjual/Menyediakan :
1. Susu Kambing Murni (botol 350 ml)
Kambing Etawa (Jantan dan Betina)
3. Sketsa Kandang
4. Alat Pengolah Susu Bubuk
5. Buku, VCD dan Eartag Aplicator


Tips Supaya Produksi Susu Maksimal

Dalam beternak kambing PE yang berkosentrasi kepada produksi susu, setidaknya ada 4 faktor utama yang harus diperhatikan agar supaya hasil susu yang didapat bisa maksimal. Ketiga hal tersebut antara lain;

 

  1. Usia Kambing, seekor kambing PE akan berproduksi maksimal di usia laktasi ke 3 sampai laktasi ke 7. Dibawah laktasi ke 3, produksi susu yang dihasilkan biasanya belum maksimal. Hasil terbanyak selama ini kisaran 1 liter/ekor/hari. Sedangkan apabila kambing telah mencapai usia diatas 7 kali masa laktasi biasanya hasil yang diperoleh juga akan mulai menurun. Hal ini lebih disebabkan karena factor usia pada masing-masing ternak. Bagi peternak yang ingin segera mendapatkan hasil yang maksimal, maka disarankan untuk membeli kambing pada usia laktasi yang ke 2, sehingga tdk akan menunggu waktu terlalu lama untuk bisa mendapatkan hasil susu yang maksimal.

 

  1. Makanan Kambing. Selain factor usia pada kambing PE, factor makanan ternyata juga memegang peranan sangat penting dalam usaha budidaya ini. Factor makanan memegang kendali hampir 90% dari usaha ini. Makanan yang bisa menjadikan hasil susu bisa maksimal terdiri dari makanan yang bersifat alami atau makanan tambahan (ekstra fooding). Makanan alami biasanya terdiri dari berbagai macam daun, yaitu daun Turi, daun dadap, daun pepaya ataupun daun katuk. Ketiga daun ini sangat efektif untuk meningkatkan jumlah produksi susu harian pada kambing PE. Pemberian daun ini tidak usah terlalu banyak, tetapi harus ada disaat pemberian makanan kambing. Selain daun, makanan eksternal (ektra fooding) yang bisa mendongkrak produksi susu terdiri dari makanan yang memiliki kandungan berprotein tinggi, seperti kedelai, kulit kedelai, ampas bir, ampas tahu dan kulit gandum (polard). Semakin banyak pemberian makanan ini maka semakin banyak pula jumlah produksi susu yang akan dikeluarkan kambing PE. Kambing akan berproduksi susu secara maksimal di usia laktasi hari pertama sampai hari ke 60. setelah hari ke 61 maka peningkatan jumlah produksi susu akan bersifat lambat dan biasanya hanya akan stabil.

 

  1. Lokasi Peternakan, kandang diusahakan senyaman mungkin. Atap yang di gunakan tidak boleh menggunakan atap seng, karena jika atap yang digunakan adalah atap dari seng, maka akan panas di saat siang dan akan bising di saat hujan. Ini akan memancing kambinng untuk mudah menjadi stress. Kalau kambing stress maka hasil yang akan diperoleh juga akan semakin sedikit. Selain factor atap, usahakan suasana disekitar kandang juga harus sepi. Hanya petugas pemerah saja yang diperbolehkan untuk masuk ke kandang perah. Hal ini tentunya akan membuat si kambing bisa beristirahat dengan tenang dan maksimal.

 

  1. Anak Kandang. Peran anak kandang disini memiliki andil yang besar. Anak kandang yang sayang ke ternak akan bisa mendongkrak pendapatan susu harian. Selain itu waktu perah juga akan semakin lama. Rata-rata di peternakan kami, seekor kambing perah bisa kita perah minimal 1,5 tahun tanpa berhenti, dengan hasil rata-rata per ekor per hari bisa mencapai 1,3 sampai 1,6 liter. Disini dituntuk kepiawaian si peternak dalam memilih anak kandang. Dibutuhkan rasa sayang ke hewan. Terutama disaat proses pemerahan. Pemijatan ambing susu yang bagus diikuti rasa sayang akan membuat si kambing merasa nyaman saat diperah. Sehingga saat proses pemerahan terjadi, posisi kambing akan merasa nyaman. Ini ditandai dengan gunyaman di kambing disaat proses pemerahan terjadi. Kambing tdk bergerak apalagi berteriak. Dengan nyamannya si kambing maka kualitas dan kuantitas pada proses pemerahan akan menunjukkan hasil yang maksimal.




PELATIHAN BETERNAK KAMBING ETAWA

    Saat ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang mulai senang dan tertarik dibidang peternakan, khususnya beternak kambing etawa. Karena memang pada dasarnya kambing jenis etawa ini memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh beberapa jenis kambing yang lain. Selain sebagai jenis kambing pedaging, kambing etawa juga memiliki nilai jual yang sangat tinggi, baik itu dari segi kambing penghasil susu, maupun kambing etawa sebagai kambing seni atau kambing kontes.

    Sebagaimana kita ketahui bersama, susu kambing memeiliki beberapa karakteristik khusus yang mampu mengobati beberapa macam jenis penyakit, seperti atsma, tbc, batuk-batuk, flek pada anak, bahkan kangker dan thalasemiapun mampu disembuhkan oleh susu kambing ini. Sehingga nantinya kalau kita ingin berbisnis di sektor ini pasti pasarnya akan bersifat dinamis.

    Untuk itu kami, peternakan kambing etawa Bumiku Hijau, mengajak rekan-rekan semua baik peternak maupun calon peternak untuk mengikuti pelatihan  beternak kambing etawa mulai dari a sampai z, mulai dari tata laksana  perkandangan, perawatan, pemilihan bibit  yang unggul, sampai ke pengolahan hasil  produksi baik itu kotoran kambing, maupun susu kambing yang layak konsumsi maupun layak jual. Di sini nanti kita juga akan praktek secara langsung proses pembuatan susu bubuk, dimana kita ketahui susu bubuk  adalah produk terakhir  yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi.

    Selain itu juga akan ada paket wisata (city tour) ke pasar  kaligesing, dimana pasar ini merupakan sentra penyebaran kambing ke seluruh Indonesia. Harapannya nanti seluruh peserta akan dapat berinteraksi secara langsung baik itu dengan pedagang kambing maupun dengan peternak/petani yang sedang berada di lokasi pasar tersebut. Pada saat hari pasaran tiba, terdapat ribuan kambing etawa mulai dari grade A sampai grade C, dengan harga yang berfariasi.

    Selain itu, nantinya peserta juga akan kita ajak berkeliling ke sentra-senta kandang kelompok yang tersebar di seluruh penjuru kaligesing, sehingga nantinya  peserta juga akan semakin luas dan matang dalam beternak, karena  kandang yang akan kita kunjungi adalah kandang milik mereka-mereka yang sudah sangat berhasil dalam hal beternak kambing etawa.

Tanggal pelaksanaan ;

jumat (malam) 27 Februari 2009 sampai dengan sabtu 28 Februari 2008

Waktu pelaksanaan :

 Jumat malam diskusi di ruangan, sabtu pagi-sore dilapangan

Materi pelatihan ;

  1. Tata cara beternak kambing etawa a sampai z
  2. Pengolahan hasil ternak dari susu cair menjadi susu bubuk (praktek)
  3. pengolahan hasil ternak dari kotoran kambing kasar menjadi halus dan layak jual (praktek)
  4. City tour ke pasar kaligesing
  5. City tour ke kandang kelompok di kaligesing



Informasi dan pendaftaran hubungi
1. Bondan Danu Kusuma, SE
     telp ; 081 2295 8595, email: bondandk@yahoo.co.id 


    

Biaya adm dan pendaftaran Rp. 1.000.000/orang
mohon maaf, jumlah peserta dibatasi maksimal 30 orang.

 



"HIJAUAN MAKAN TERNAK"

Sebagaimana kita ketahui, Hijauan Makanan Ternak (hmt), adalah merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi dunia peternakan. Tanpa manajemen pakan yang baik, niscaya ternak kambing yang kita pelihara akan merana, karena makanan yang diberikan ke ternak tidak dapat tersedia secara tetap. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara yang tepat untuk mengatur agar supaya hmt yang diperlukan oleh ternak tidak terganggu pengadaannya.

Ada beberapa macam hijauan makan ternak yang layak dan disukai oleh kambing etawa:

a. Rumput Gajah

Rumput gajah banyak di jumpai di persawahan. Tingginya bisa mencapai 5 m, berbatang tebal dan keras, daun panjang, dan dapat berbunga seperti es lilin. Kandungan rumput gajah terdiri atas; 19,9% bahan kering (BK), 10,2% protein kasar (PK), 1,6% lemak, 34,2% serat kasar, 11,7% abu, dan 42,3% bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN).

Rumput gajah mempunyai beberapa varietas, antara lain varietas afrika dan varietas hawai.
1. varietas afrika, ditandai dengan batang dan daun yang kecil, tumbuh tegak, berbunga dan produksi lebih rendah jika dibandingkan dengan rumput varietas hawai.
2. varietas hawai, ditandai dengan batang dan daun yang lebar, pertumbuhan rumpun sedikit menyebar, produksi cukup tinggi, dan berbunga.

Panen pertama pada rumput gajah dapat di lakukan pada umur 90 hari setelah tanam. Panen selanjutnya setiap 40 hari sekali pada musim hujan dan 60 hari sekali pada musim kemarau. Tinggi potongan dari permukaan tanah antara 10-15 cm. Produksi hijauan rumput gajah antara 100-200 ton rumput segar/hektar/tahun. Alangkah lebih baik kalau sehabis pemanenan rumput gajah diberi pupuk, pupuk dapat berupa pupuk kimia (urea, npk, tsp/kcl) ataupun pupuk alami (kotoran kambing). Sehingga pertumbuhan rumput itu akan semakin bagus dikemudian hari.

b. Rumput Raja atau King Grass

Rumput raja mempunyai karakteristik tumbuh tegak berumpun-rumpun, ketinggian dapat mencapai kurang lebih 4 m, batang tebal dan keras, daun lebar agak tegak, dan ada bulu agak panjang pada daun helaian dekat liguna. Permukaan daun luas dan tidak berbunga kecuali jika di tanam di daerah yang dingin.
Rumput raja dapat di tanam di daeah yang subur di dataran rendah sampai dataran tinggi, dengan curah hujan tahunan lebih dari 1.000 mm.
Produksi hijauan rumput raja dua kali lipat dari produksi rumput gajah, yaitu dapat mencapai 40 ton rumput segar/hektar sekali panen atau setara 200-250 ton rumput segar/hektar/tahun. Mutu hijauan rumput raja lebih tinggi jika dibandingkan dengan rumput gajah Hawai ataupun rumput Afrika.

c. Rumput Setaria

Rumput setaria sering juga disebut sebagai rumput setaria lampung. Rumput setaria tumbuh tegak, berumpun lebat, tinggi dapat mencapai 2 m, berdaun halus dan lebar berwarna hijau gelap, berbatang lunak dengan warna merah keungu-unguan, pangkal batang pipih, dan pelepah daun pada pangkal batang tersusun seperti kipas.

Rumput setaria sangat cocok di tanam di tanah yang mempunyai ketinggian 1200 m dpl, dengan curah hujan tahunan 750 mm atau lebih, dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, dan tahan terhadap genangan air. Pembiakan dapat di lakukan dengan memisahkan rumpun dan menanamnya dengan jarak 60 x 60 cm. Pemupukan di lakukan pada tanaman berumur kurang lebih dua minggu, dengan pupuk urea 100 kg/hektar lahan, dan sebulan sekali di tambah dengan 100 kg urea/hektar.

Produksi hijauan rumput setaria dapat mencapai 100 ton rumput segar/hektar/tahun. Komosisi rumput setaria (dasar bahan kering) terdiri atas; abu 11,5%, ekstrak eter (EE) 2,8%, serat kasar (SK) 32,5%, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 44,8%, protein ksar (PK) 8,3% dan total digestible nutrients (TDN) 52,88%.

d. Turi (sesbania grandiflora)

Sifat khusus dari tanaman turi adalah pertumbuhannya yang begitu cepat, tinggi tanaman bisa mencapai 10 meter, dan bunga berbentuk seperti kupu-kupu berwarna merah muda atau putih. Turi dapat beradaptasi pada tanah asam yang tidak subur, kadang-kadang juga tumuh subur pada tanah yang tergenang air.

Daun turi merupakan hijauan makanan ternak yang potensial. Komposisi zat gizi daun turi terdiri atas; protein kasar 27,3%, energi kasar 4.825 kkal/kg, SDN 24,4%, lignin 2,7%, abu 7,5%, Ca 1,5% dan P 0,4%.


e. Kaliandra (calliandra calothrysus)

Tinggi tanaman (pohon) kaliandra dapat mencapai 8 m. tanaman kaliandra dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1500 m dpl, toleran terhadap tanah yang kurang subur, dapat tumbuh cepat dan berbintil akar sehingga mampu menahan erosi tanah dan air.

Manfaat kaliandra pada makana ternak adalah sebagai bank protein. Penanaman kaliandra pada tanah-tanah yang kurang produktif dapat menekan pertumbuhan gulma. Selain itu tanaman ini dapat digunakan sebagai tanaman penahan erosi dan penyubur tanah.

Daun kaliandra mudah dikeringkan dan dapat dibuat sebagai tepung makanan ternak kambing. Kaliandra mengandung protein kasar 22,4%, lemak 4,1%, energi kasar 46,30 kkal/kg, SDN 24,0%, lignin 1995,0%, Ca 1,6% dan P 0,2%.

Ada baiknya sewaktu pemberian makanan kepada ternak di berikan secara campur. Hal ini bertujuan agar kandungan yang berada di dalam masing-masing tanaman dapat saling melengkapi, sehingga kambing akan merasa tercukupi kandungan gizi maupun proteinnya. Selain itu juga akan meminimalkan kambing merasa bosan makan apabila di sajikan dalam satu jenis tanaman saja secara berulang-ulang.

Kambing akan memilih daun yang dia paling sukai terlebih dahulu, setelah daunan yang disukainya habis, maka kambing baru akan menyantap rumputan jenis yang lain.

"Arti Penting Hijauan Makanan Ternak (HMT)"

Hijauan makanan ternak (hmt) merupakan salah satu bahan makanan ternak yang sangat diperlukan dan besar manfaatnya bagi kehidupan dan kelangsungan populasi ternak kambing etawa. Oleh karenanya, hijauan makanan ternak sebagai salah satu bahan makanan merupakan dasar utama untuk mendukung peternakan kambing etawa terutama bagi peternak kambing etawa yang setiap harinya membutuhkan cukup banyak hijauan pakan ternak.
Kebutuhan akan hijauan pakan akan semakin banyak sesuai dengan bertambahnya jumlah populasi ternak kambing etawa yang dimiliki. Kendala utama di dalam penyediaan hijauan pakan untuk ternak kambing etawa, terutama produksinya tidak dapat tetap sepanjang tahun. Pada saat musim penghujan, produksi hijauan makanan ternak akan melimpah, sebaliknya pada saat musim kemarau tingkat produsinya akan rendah, atau bahkan dapat berkurang sama sekali.

Demi ketersediaan hijauan makan ternak yang tetap sepanjang tahun, maka diperlukan budidaya hijauan pakan, baik dengan usaha perbaikan manajemen tanaman keras atau penggalakan cara pengelolaan penanaman rumput unggul. Dengan cara demikian kekurangan akan hijauan pakan dapat diatasi, sehingga nantinya dapat mendukung pengembangan usaha ternak kambing etawa yang akan dilakukan.

Pada daerah yang keadaan tanahnya selalu dilanda kekeringan, dimana air susah diperoleh, tanaman keras seperti pohon nangka, pohon mahoni, pohon sengon, pohon angsana, pohon ketela karet, adalah solusinya. Sehingga diperlukan waktu yang tepat untuk menanam taneman-taneman keras seperti tersebut diatas, sehingga tanaman tersebut dapat hidup dan siap untuk tumbuh, mengingat tanaman keras biasanya tidak dapat ditanam dalam keadaan taneman tersebut besar. Waktu yang tepat untuk memulai menanam adalah pada awal musim penghujan atau akhir musim kemarau. Pada awal musim hujan, tanaman baru yang akan ditanam akan lebih mudah untuk hidup, karena tanaman baru secara otomatis akan mudah mendapatkan air.

Bagi peternak yang berorientasi pada kambing susu, peternak haruslah jeli dalam memilih dan menanam tanaman yang dapat meningkatkan produksi susu. Ada beberapa jenis tanaman yang bisa di tanam oleh peternak. Seperti pohon kaliandra, pohon turi, pohon katuk, pohon alpukat, pohon jurangan, dan pohon dadap. Seperti pengalaman saya kambing yang makan daun tersebut jumlah keluaran susunya akan sangat berlimpah. Seperti kita ketahui, daun kaliandra, daun katuk, daun jurangan dan daun dadap, bisa juga melancarkan ASI pada ibu yang sedang menyusui. Sehingga kalau daun tersebut dijadikan menu utama bagi kambing yang sedang laktasi, secara otomatis produksi susu pada kambing etawa juga akan banyak. Harapannya jumlah produksi susu meningkat pula sehingga rejeki yang akan masuk ke peternak juga akan semakin banyak pula.

Selamat menanam….






Link Kami :

http//kambingetawa.blogspot.com


.